Takaful Kembangkan Asuransi Mikrosyariah

Oleh admin • 19 Maret 2010 Asuransi Syariah, Takaful Komentar(0)

Asuransi ini akan memberi proteksi kepada nasabah BMT yang sebagian besarnya berasal dari kalangan menengah ke bawah.

JAKARTA — Takaful Indonesia menjalin sinergi dengan Asosiasi Baitul Maal wat Tamwil Seluruh Indonesia (Absindo) untuk mengembangkan produk asuransi jiwa bagi seluruh nasabah BMT yang tergabung dalam Absindo. Direktur Utama Asuransi Takaful Keluarga, Agus Edi Sumanto, mengatakan kerja sama ini ditujukan untuk memberikan proteksi kepada seluruh nasabah BMT yang sebagian besarnya berasal dari kalangan menengah ke bawah.

”Dari kerja sama tersebut kami menargetkan dapat menjaring 100 ribu peserta dan implementasinya diharapkan bulan depan bisa langsung jalan,” kata Agus kepada Republika, Rabu (17/3).

Pada tahap awal, lanjutnya, ruang lingkup kerja sama meliputi produk Takaful Alkhairat dan Kecelakaan Diri (Proteksita) serta asuransi pembiayaan Mikrotakaful. ”Nantinya produk itu cobranding bundling dengan Simpanan Taawun Sejahtera (Sitara) BMT,” ujar Agus.

Ke depannya, kerja sama ini juga akan merambah pada bidang yang lain, di antaranya adalah Tabungan Pendidikan, Tabungan Haji, dan beberapa produk lain yang akan dirancang dan disepakati kemudian. Termasuk di dalamnya adalah pengembangan pola kerja sama termasuk asuransi umum. Ia pun optimis bahwa kerja sama ini menguntung semua pihak termasuk nasabah BMT.

Takaful Alkhairat dan Kecelakaan Diri sendiri merupakan produk kumpulan unggulan milik Takaful Keluarga yang memberikan manfaat perlindungan jika peserta mengalami musibah kecelakaan dan atau meninggal dunia. Agus menjelaskan dalam kerja sama ini menggunakan kartu BMT Cash sebagai media transaksinya. Sementara produk lainnya adalah pembiayaan mikro, yang saat ini tengah dikembangkan untuk segera diimplementasikan, sehingga dapat memberikan manfaat perlindungan bagi kelancaran proses pembiayaan seluruh nasabah BMT.

Agus menjelaskan, kerja sama kedua instansi tersebut juga akan melibatkan Induk Koperasi Syariah (Inkopsyah) sebagai pemegang polis. Lembaga ini memiliki peran penting, khususnya dalam mendorong perkembangan BMT di Indonesia.

”Keberadaan BMT sebagai lembaga keuangan mikro syariah yang bergerak bidang pembiayaan, pemberdayaan, dan pengembangan usaha, diharapkan dapat membantu menggerakkan roda perekomian, yang pada akhirnya dapat mengentaskan masalah kemiskinan,” jelas Agus.

Layanan lebih lengkap

Ketua Umum Asosiasi BMT Seluruh Indonesia (Absindo), Aries Muftie, mengakui bahwa asuransi mikro di tanah air memang belum banyak berkembang. Karena itu dengan adanya kerja sama bersama Takaful Indonesia hal tersebut akan dapat memberikan layanan keuangan BMT yang lebih lengkap bagi seluruh nasabahnya.

”BMT Takaful yang melindungi usaha mikro ini sudah disusun sejak 2005 karena kita menargetkan di seluruh desa ada BMT pada 2020, maka kita juga ingin ada perlindungan bagi usaha mikro,” katanya.

Absindo sendiri kini terus mengembangkan BMT Cash yang digunakan sebagai sistem interkoneksi BMT yang baru diluncurkan Januari lalu. BMT Cash adalah implementasi dari konsep teknologi modern yang sedang dikembangkan untuk BMT saat ini.

Melengkapi interkoneksi antar BMT ini, lanjut Aries, pihaknya pun menerbitkan simpanan bersama bernama Simpanan Taawun Sejahtera (Sitara) yang juga memiliki penjaminan seperti halnya dana di perbankan yang dijamin oleh Lembaga Penjamin Simpanan. Dana simpanan yang dijamin adalah dana di bawah Rp 25 juta. Hingga 2020 mendatang Absindo menargetkan hadirnya BMT di setiap desa di Indonesia yang berjumlah 78.124 desa.  ed: yeyen ros

Fakta angka
100 ribu

Jumlah peserta yang dibidik dalam sinergi Takaful Indonesia dan Absindo.

Sumber: Republika.co.id

Komentar ditutup.

 

« | Beranda | »


Form Pesan
Saya ingin tahu lebih banyak tentang produk Asuransi dan Investasi Syariah :
Nama
E-Mail
Telp
Domisili
Pesan